Ternak Ayam Kampung SUPER Hasilnya Bikin NGILER

Permintaan terhadap daging ayam kampung terus melonjak, seiring meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan sadar akan kebutuhan protein bagi tubuh. Terutama masyarakat kelas menengah ke bawah.  Sehingga kebutuhan akan ayam kampung terus meningkat dan menjadikan terbukanya lading usaha.

Ayam kampung relatif mudah diternakkan. Masyarakat kita sejak dulu sudah beternak ayam kampung. Meski dengan cara ala kadarnya, namun ayam mereka tetap mampu berproduksi walau masih jauh dari harapan. Salah satu kelebihan dan potensi pada ayam kampung adalah daya tahan tubuhnya terhadap penyakit lebih kuat dibandingkan dengan ayam ras. Karenanya pemakaian obat atau bahan kimia relatif lebih sedikit. Salah satu faktor penunjang daya tahan ayam kampung lebih kuat adalah daya adaptasinya tinggi terhadap kondisi lingkungan.

Beternak ayam kampung juga dapat diusahakan pada lahan yang tak begitu luas. Pasalnya, ayam kampung boleh dikata bisa tidur dimana saja, di pepohonan, di pojok dapur, bertelur di sela-sela tumpukan kayu bakar, dan sebagainya. Dengan kata lain, lahan bukanlah menjadi faktor penghalang untuk memulai usaha beternak ayam kampung (skala kecil).

Ayam kampung juga merupakan objek penelitian dan pengembangan, terutama untuk mendapatkan unggas local potensial. Makanya kemudian ada strain-strain baru ayam kampung. Diantaranya ayam karjo, (Arab vs Jowo; maksudnya ayam Arab disilangkan dengan ayam Jowo atau ayam kampung), arbain (ayam Arab vs ayam Bangkok vs ayam Indo), ayam kampung super (ayam kampung yang disilangkan dengan beberapa strain ayam ras) dan strain baru lainnya.

Khusus mengenai ayam kampung super, produk persilangan tersebut merupakanhasil dari upaya mempercepat pertumbuhan ayam kampung. Sebab, pertumbuhan ayam kampung biasa terbilang lebih lambat bila dibandingkan dengan pertumbuhan ayam ras pedaging yang biasa dipanen pada umur 40 hari.

Dengan memanfaatkan teknologi pemuliabiakan ternak, menghasilkan persilangan baru ayam kampung dengan karakteristik, pertumbuhannya lebih cepat, bentuk dan dagingnya lebih baik. Hasil persilangan ini disebut ayam kampung super atau ayam jawa super. Masa pemeliharaan sampai ayam kampung superbisa dipanen hanya 55-60 hari. Sehingga biaya pemeliharaan dan pakan lebih hemat. Sehingga keekonomian usaha beternak ayam kampung super lebih baik.

Analisa Usaha

Berikut analisa usaha beternak ayam kampung super berdasar referensi dari www.pesonaunggas.com. Agar pemanfaatan tenaga pemeliharaannyalebih optimal dan untung bisa lebih terasa, sebaiknya pemeliharaan minimal 300 ekor, dengan asumsi-asumsi sbb : Harga bibit ayam Rp. 4.200/ekor, harga pakan Rp. 255.000/sak, total kebutuhan pakan 11 sak. Angka kematian berkisar antara 5-10%. Sebut saja yang mati 20 ekor. Sehingga yang bisa dipanen 280 ekor. Beratnya berkisar 0.8 – 1 kg/ayam, atau rata-rata 0.95 kg/ekor. Sehingga rata-rata per panen 280 x 0.95 kg = 266 kg. Harga ayam berfluktuasi antara Rp. 18.000 – Rp. 23.000/kg. Katakanlah harga jual rata-rata Rp. 21.000/kg.

Investasi

Uraian Satuan Harga Satuan (Rp) Jumlah (Rp)
Pengadaan bibit 300 ekor 4.200 1.260.000
Kebutuhan pakan 11 sak 255.000 2.805.000
Vitamin & vaksinasi     150.000
Jumlah 4.215.000

Ket : Satu sak = 50 kg.

Pendapatan per periode 60 harian (266 x Rp. 21.000) = Rp. 5.586.000.

Keuntungan per periode 60 harian (Rp. 5.586.000 – Rp. 4.215.000) = Rp. 1.371.000. Biaya tempat atau kandang dan tenaga pemeliharaan belum diperhitungkan.

Kenaikan harga pakan dari pabrik perlu disiasati dengan menggunakan pakan campuran sendiri, terutama pada tahap akhir sampai panen tiba. Sehingga biaya pakan bisa dikurangi, misal sampai 20% per saknya. Pakan campuran sendiri dibuat hampir sama dengan buatan pabrik. Tapi bahan bakunya kita cari sendiri. Pemakaian pakan campuran sendiri disarankan, karena pada fase ini jumlah pakan yang dihabiskan cukup banyak.

Perkandangan

Jarak kandang ayam dengan pemukiman sebaiknya minimal 5 meter. Kandang tidak harus dibuat dengan biaya tinggi. Usahakan kandang berbentuk postal, berlantai plesteran semen. Sebaiknya, lokasinya sedikit rindang, tapi sinar matahari pagi bisa leluasa masuk. Kandang sebaiknya terlindungi bangunan atau tembok lain agar angin tidak berhembus langsung ke kandang, tapi sirkulasi udaranya cukup.

Tidak ada ukuran standar kandang yang ideal. Namun sebaiknya lebar antara 4 – 8 m, dan panjang tidak lebih dari 70 m. Kandang kering, tidak boleh lembab, alasnya tidak boleh basah. Lantainya dialasi campuran sekam, sebuk gergaji dan kapur setebal ± 15 cm. Model atap monitor terdiri atas dua sisi dengan bagian puncaknya ada lubang ventilasi. Bahan atapnya pakai genteng atau asbes.

Kandang dan peralatannya harus dicuci-hama secara teratur. Gunakan desinfektan yang tepat dan tidak membahayakan bagi ternak sendiri. Banyak pilihan jenis desinfektan yang ditawarkan oleh berbagai produsen pembuatan obat.

Daya tampung atau kapasitas kandang per meter persegi 45 – 55 ekor DOC ayam kampung sampai umur 2 minggu. Kemudian jumlahnya dikurangi sesuai dengan bertambahnya umur ayam. [SPM-InfoKUKM].

 

Sumber :

(Tabloid InfoKUKM, Edisi No.55, Tahun 5, OKTOBER 2012)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s